6.5 C
New York
February 25, 2020
Berita Terbaru Berita Utama Hot Topik News

Pemko Tak Hadir, Alumni Santri GORO Pembangunan Pesantren Al-Jabar Yang Terbakar di 2018

Batam – Beberapa bangunan pondok pesantren Al-Jabar, bengkong, Batam, yang pernah hangus terbakar pada Oktober 2018. Akhirnya akan kembali di bangun oleh pihak yayasan.

Sempat mendapatkan janji bantuan dana pembangunan dari pihak pemerintah daerah (Pemko Batam), namun hal itu tak kunjung terealisasi. Sehingga, pihak pengurus yayasan dibantu para Alumni pondok pesantren Al-Jabar akan memulai proyek pembangunan itu pada 2020 tahun ini secara gotong royong.

“Yaa betul, ada beberapa dari pemerintah tidak terealisasikan jugalah pembangunan itu. Kami kan menunggu. Cuma kita kan gak tahu menunggu sampai kapan? Jadi kami inisatif lah untuk mencoba membangun. Berlahan-lahan lah pada intinya. Kalau gak dari sekarang kapan lagi? Karena kan sudah satu tahun lebih terbengkalai,” ujar Nuril Jihad Ketua pengurus pembangunan Al-Jabar kepada media ini, Rabu, 12/2/20.

Jihad juga mengungkapkan, Akibat musibah kebakaran itu, membuat para guru dan santrinya yang mau tidak mau tinggal sementara di beberapa lokal-lokal sekolah yang tersisa dari musibah kebakaran dua tahun silam.

“Jadikan kasihan juga para guru-guru dan para santrinya kan. Selama ini kan mereka tinggal di lokal-lokal, jadi kita manfaatkan lokal-lokal yang ada pada sekolah,” ungkapnya.

Selain itu, Jihad mengatakan bahwa, pembangunan itu juga mendapatkan dukungan dari para Alumni pondok pesantren Al-Jabar. Seperti dari Iman Sutiawan Wakil Ketua DPRD Batam.

“Iya betul, ada juga inisiatif dari pak Iman. Kebetulan kita sempat ngobrol-ngobrol lah. Karena pak Iman Sutiawan juga Alumni Al-Jabar merasa terpanggil jugalah. Bahkan dia pernah tinggal di pondok pesantren itu juga kan,” kata Nuril Jihad.

Saat ini, pihaknya yang dibantu para Alumni pondok pesantren Al-Jabar telah melakukan tahap pemerataan tanah yang akan menjadi tempat pembangunan beberapa bangunan pondok pesantren yang pernah hangus terbakar.

“Jadi kemarin, berawal dari obrolan-obrolan kecil, jadi kita bangun lah dari sekarang. Kalau gak dari sekarang kan kapan lagi gitu? Kalau kita ngandelin dan menunggu Pemerintah, takut lama kan. Jadi kita mulai perataan tanahnya dulu. Pokoknya kecil-kecil dulu lah,” jelasnya.

Jihad juga menuturkan bahwa, dalam musibah kebakaran itu mengakibatkan beberapa bangunan seperti rumah guru dan rumah pemilik pondok pesantren Al-Jabar habis terbakar.

“Yang sempat terbakar itukan pondok pesantren nya. Kalau sekolahnya kan tidak semua. Ada rumah pembina, rumah-rumah guru dan ada tempat belajar anak santri juga. Ada sekitar 10 rumah para guru sama dua itu rumah pembina/pemilik dan selebihnya itu dua untuk santri laki-laki dan perempuan serta tempat mengaji,” ungkap Jihad dihubungi media ini.

Selain itu juga, Usai tahap pemerataan tanah. Pihaknya akan menggelar reuni bersama para Alumni pondok pesantren Al-Jabar.

“Sampai saat ini kita masih tahap pemerataan tanah sih. Setelah perataan ini nanti. Kita juga akan undang lah para-para alumni semua pondok pesantren Al-Jabar. Agar mereka juga tahu, kalau kita sedang melakukan pembangunan ini,” pungkasnya.

Senada dengan Ketua pengurus pembangunan Al-Jabar, Iman Sutiawan Wakil Ketua DPRD kota Batam yang diketahui sebagai Alumni dan sebagai inisiator dari perencanaan pembangunan tersebut mengungkapkan, pihaknya saat ini fokus dalam pemerataan tanah dan akan secepatnya melaksanakan peletakan batu pertama.

“Alhamdulillah hari ini kita mulai pemerataan untuk perencanaan pembangunan. Insyaallah beberapa minggu yang akan datang, kami akan peletakan batu pertama memulai pembangunan untuk para santri yang lagi menempuh pendidikan di pondok pesantren Al-Jabar yang kita cintai ini,” kata Iman dilokasi.

Berada di lokasi pondok pesantren Al-Jabar, Ketua DPC Gerindra kota Batam itu juga meminta kepada seluruh pihak, khususnya para alumni pondok pesantren Al-Jabar untuk sama-sama mendukung pembangunan kembali pondok pesantren Al-Jabar yang sempat hangus terbakar.

“Untuk seluruh para Alumni dan guru-guru pondok pesantren Al-Jabar mari kita bergandengan tangan untuk membangun tempat adik-adik yang sedang menuntut ilmu sekarang ini. Tanpa kita-kita semua ini tidak akan terlaksana,” pintanya.

Terbengkalai hingga satu tahun lebih, Iman berharap dengan mulainya pembangunan beberapa tempat belajar tersebut. Dapat menambah semangat para santri dalam menempuh pendidikan di pondok pesantren Al-Jabar.

“Semoga dengan pembangunan ini. Seluruh santri bisa kembali beraktivitas seperti sediakala. Karena sejak musibah kebakaran itu. Membuat ini terbengkalai cukup lama,” pungkasnya.(*)

Related posts

Deklarasi KAD Anti Korupsi Menjadi Saksi, Isdianto Sebut Kadin Kepri Versi Akhmad Ma’ruf Maulana Yang di Akui Pemprov

Harianto Daeng

INDAHNYA BERBAGI, Kadin Kota Batam Bakti Sosial Jelang Perayaan Hari Imlek

Harianto Daeng

Mustari: IMB Kita Sesuai Prosedur, Pembangunan Tetap Berlanjut

Harianto Daeng

Leave a Comment